Instructor
Brevet Pajak Sektor Industri Umum merupakan program pelatihan komprehensif yang dirancang untuk membantu peserta memahami kewajiban perpajakan pada berbagai jenis industri—mulai dari manufaktur, distribusi, pengolahan, jasa pendukung industri, hingga perusahaan yang memiliki alur produksi atau operasional yang saling terhubung.
Industri umum memiliki karakteristik yang lebih beragam dibanding sektor dagang: terdapat proses pembelian bahan baku, produksi, penggunaan mesin, biaya overhead, penjualan produk jadi, hingga hubungan dengan kontraktor, vendor, atau penyedia jasa. Semua proses ini melahirkan konsekuensi perpajakan yang perlu dipahami secara menyeluruh.
Program ini disusun berbasis praktik melalui simulasi Coretax, e-Faktur, dan sistem pelaporan digital, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya pada skenario operasional industri.
Industri umum bergerak dalam proses mengolah barang, menyediakan layanan pendukung industri, atau menghasilkan produk/layanan tertentu, dengan karakteristik operasional seperti:
Pembelian bahan baku atau bahan penunjang
Proses produksi atau pengolahan
Penggunaan mesin & peralatan
Pengelolaan persediaan barang jadi & barang dalam proses
Penjualan produk secara B2B atau B2C
Kerja sama dengan vendor, kontraktor, atau tenaga ahli
Dalam aktivitasnya terdapat sejumlah peran yang mempengaruhi aspek perpajakan:
Direktur/Pemilik Usaha – menerima laba atau dividen
Manajer Produksi – mengelola proses produksi, mendapat gaji & tunjangan
Manajer Operasional – menangani alur kerja industri, menerima gaji & insentif
Staff Gudang/Logistik – mengatur bahan baku & barang jadi, menerima gaji & lembur
Staf Keuangan & Pajak – mencatat transaksi dan melaporkan pajak
Teknisi & Operator Mesin – menjalankan produksi, memperoleh gaji & tunjangan shift
Metode Pembelajaran
Program dilaksanakan secara daring selama 12 pertemuan, dilengkapi dengan:
🎬 Pre-learning video (10–15 menit per topik)
📝 Post-test singkat setiap modul
💬 Kelas Zoom interaktif (diskusi + studi kasus)
🧪 Simulasi kasus berbasis Coretax & e-Faktur
📊 Evaluasi akhir pada pertemuan ke-12
Pendekatan ini memastikan peserta memahami teori terlebih dahulu, dan langsung mempraktekkannya melalui sistem.
Peserta diharapkan mampu:
✔ Mengidentifikasi kewajiban perpajakan pada berbagai jenis industri
✔ Menghitung, menyetorkan, dan melaporkan pajak atas pembelian, produksi, dan penjualan
✔ Mengelola PPN, PPh, PBB, dan Bea Materai sesuai kegiatan industri
✔ Mengidentifikasi biaya produksi dan overhead dari perspektif fiskal
✔ Melakukan pelaporan digital melalui sistem perpajakan nasional
✔ Membuat kontrol & dashboard kepatuhan pajak untuk kegiatan industri
Susunan Materi 12 Pertemuan
Setelah mengikuti program, peserta mampu:
🔎 Mengidentifikasi kewajiban perpajakan harian, bulanan, dan tahunan di industri
🧾 Menyusun SPT Masa & SPT Tahunan sektor industri umum
📚 Melakukan pemeriksaan mandiri (self-review) atas transaksi & biaya produksi
📊 Mengelola dokumen pajak sesuai standar digital Coretax
📈 Menyusun dashboard kepatuhan pajak untuk proses industri
Kenapa Program Ini Penting?
Karena sektor industri:
✔ melibatkan banyak jenis transaksi (pembelian, produksi, jasa, penjualan)
✔ memiliki aset tetap & penyusutan yang signifikan
✔ menggunakan overhead yang harus dihitung secara tepat
✔ bekerja dengan vendor, kontraktor, dan tenaga ahli
✔ membutuhkan staff pajak yang mampu membaca alur produksi–keuangan
Skill ini dibutuhkan di:
Pabrik manufaktur
Perusahaan pengolahan bahan baku
Distributor & pemasok industri
Perusahaan jasa pendukung industri
Industri skala besar maupun UMKM industri
Kursus ini mencakup 0 modul, 0 pelajaran, dan 0 jam materi.
Balas Komentar